Ada yang Picu Masalah Korea-Tiongkok, Drama Korea Ini Batal Tayang

banner 468x60

Korea Selatan – Mendekati akhir tahun, para pecinta K-drama pasti akan menantikan drama Korea terbaru yang menawarkan cerita menyegarkan dan seru. Banyak sekali drama Korea yang keluar setiap tahunnya dengan aktor dan alur cerita menarik yang membuat penontonnya ketagihan.

Namun ada juga drama Korea yang mendapat kritik keras dari penonton dan menimbulkan kontroversi. Alhasil, drama-drama tersebut tidak ditayangkan meski hanya ditayangkan beberapa episode saja. Kontroversi tersebut tidak hanya bermula dari ide cerita yang dianggap tidak pantas, tetapi juga dari skandal yang dialami pemain.

Melansir Koreaboo, berikut tiga drama yang sempat menuai kontroversi hingga akhirnya dibatalkan. Ayo, gulir.

1. Pengusir setan Korea Utara (2021)

“The Exorcist of Joseon” adalah drama fantasi sejarah dengan nuansa supernatural. Drama ini berkisah tentang kisah pertarungan keluarga kerajaan Joseon dengan roh jahat. Meskipun alur cerita menarik perhatian penonton, pelaksanaan acara tersebut langsung menimbulkan reaksi balik.

Setelah dua episode serial TV “North Korea’s Exorcist” ditayangkan, pemirsa mengkritik alat peraga dan peristiwa bersejarah karena tidak akurat, sehingga semakin memperburuk ketegangan antara Korea Selatan dan Tiongkok. Sponsor mengundurkan diri dari acara tersebut dan penonton mulai mengajukan petisi untuk membatalkan acara tersebut.

Saluran TV tersebut akhirnya memenuhi keinginan masyarakat. “The Exorcist” dibatalkan setelah episode kedua dan belum ditayangkan meskipun acaranya sudah selesai 80 persen.

2. Tahun ajaran 2020 (2020)

Serial KBS TV “School” yang tayang pada tahun 1999, di-reboot dengan popularitas “School 2013” ​​dan dilanjutkan dengan “Who Are You: School 2015” dan “School 2017”. Nah, para penggemar serial tersebut sangat antusias dengan School 2020, hingga keadaan berubah menjadi sebaliknya.

Kim Yo Han WEi berperan sebagai pemeran utama pria, sedangkan aktris Ahn Seo Hyun awalnya berperan sebagai pemeran utama wanita. Namun acara tersebut menjadi berita utama karena “secara tidak adil” mengeluarkan Ahn Seo-hyun dari pemerannya.

Kontroversi semakin meningkat ketika Kim Sae-ron berperan sebagai Ahn Seo-hyun. Namun, selain alasan yang dirahasiakan, ada alasan lain, itulah sebabnya tokoh utama wanita diganti dalam drama tersebut. Produser juga mengungkapkan bahwa ayah Ahn Seo-hyun dan tuntutannya yang berlebihan menjadi alasan mengapa aktris tersebut akhirnya digantikan oleh orang lain.

Akibatnya ‘School 2020’ dibatalkan karena pemeran utama prianya masih Kim Yo Han sehingga mereka mengubah naskah, merekrut aktor baru dan memproduksi drama baru ‘School 2021’.

3. Putra keempat

“Four Sons” dibintangi oleh Park Hae Jin sebagai protagonis pria dan menceritakan kisah seorang pria yang mencoba memecahkan misteri kematian ibunya. Saat dia terlibat dalam konspirasi, segalanya menjadi lebih aneh ketika dia menemukan pria lain yang mirip dengannya. Seperti halnya ‘The Exorcist’, alur cerita membuat penonton tertarik hingga kontroversi dimulai.

Drama ini mulai syuting pada tahun 2018, dengan Nana sebagai pemeran utama wanitanya. Namun, akhirnya ditunda selama beberapa bulan karena perbedaan pendapat antara sutradara dan perusahaan produksi Victory Contents. Baik Nana maupun sutradara memutuskan untuk meninggalkan pertunjukan.

Perusahaan produksi berusaha menghentikan Park Hae Jin dari syuting drama tahun 2020 ‘The Jungle’ meskipun syutingnya mengalami penundaan. Park Hae Jin akhirnya menggugat Victory Contents dan menang. Pada akhirnya, ‘Four Sons’ dibatalkan dan tiga tahun kemudian potongan film tersebut diadaptasi menjadi serial online enam bagian ‘Genesis’. Telah teridentifikasi enam kasus Mycoplasma pneumoniae di Indonesia yang semula ada hingga Oktober 2023. Indonesia mengonfirmasi adanya kasus pneumonia atau radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae. Kementerian Kesehatan mencatat enam kasus. goseo.id.co.id 6 Desember 2023

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *