Bersiap, Backup WhatsApp Bakal Makan Kuota Memori di Google Drive

banner 468x60

Menurut Liputan6.com, Jakarta – WhatsApp akan mengubah kondisi backup chat untuk pengguna perangkat Android. Jika pencadangan obrolan sebelumnya tidak mengikuti standar Google Drive, laporan terbaru mengatakan bahwa hal itu akan berubah.

Pengguna Android yang saat ini mencadangkan obrolan WhatsApp ke Google Drive tidak akan lagi menerima jatah penyimpanan layanan cloud, mengutip Gizchina, Rabu (1/3/2024). Namun kedepannya WhatsApp akan menggunakan standar dengan backup chat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dengan kata lain, cadangan chat WhatsApp diperhitungkan terhadap sisa kuota Google Drive pengguna. Artinya, pengguna harus berbagi norma ini dengan layanan Google lainnya seperti Google Foto atau Gmail.

Saat ini, fitur backup WhatsApp ini masih diuji oleh banyak pengguna uji. Oleh karena itu, belum diketahui kapan fitur ini akan digulirkan ke banyak pengguna.

Menurut laporan lain, Meta selaku perusahaan induk WhatsApp berencana meluncurkan fitur tersebut pada paruh pertama tahun 2024. Nantinya, WhatsApp disebut akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna 30 hari sebelum mengimplementasikan fitur tersebut.

Dengan menerapkan kebijakan ini, pengguna WhatsApp harus lebih selektif dalam membackup chatnya. Jadi, pengguna tidak membuang-buang kapasitas penyimpanan di Google Drive.

Selain itu, pengguna dapat mencadangkan perangkat secara lokal atau hanya mencadangkan SMS. Cara lain untuk mendapatkan lebih banyak penyimpanan adalah dengan berlangganan Google One.

Di sisi lain, Meta tampil memperbarui tampilan WhatsApp ketika pengguna membagikan status salurannya di situs webnya.

Informasi tersebut diungkap WhatsApp beta untuk Android (v.2.24.1.6) pada Rabu (27/12/2023) seperti dilansir WABetaInfo.

Sayangnya, fitur WhatsApp ini hanya tersedia untuk beberapa penguji beta dan akan diluncurkan ke pengguna di seluruh dunia dalam beberapa minggu mendatang.

Seperti terlihat pada gambar di atas, pengguna yang telah menerima pembaruan WhatsApp v.2.24.1.6 akan dapat melihat tampilan baru pada aplikasi tersebut.

Seperti yang Anda lihat, Meta telah melakukan penyesuaian antarmuka pengguna (UI) WhatsApp sehingga pengguna dapat melihat pembaruan saluran WhatsApp mereka dengan memperbarui status orang lain.

Secara khusus, WhatsApp akan membuat layar terpisah untuk pembaruan saluran guna memberikan informasi yang lebih spesifik tentang konten ketika pengguna memposting status mereka.

Tim WBetaInfo mengatakan antarmuka yang diperbarui memberikan pengalaman yang lebih intuitif.

“Lebih mudah bagi pelanggan untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi terbaru di saluran umum,” katanya.

Saat pengguna membagikan postingan sebagai Instagram Stories, antarmukanya akan menyerupai tata letak mirip Instagram, kata mereka.

WhatsApp terus mengembangkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Salah satu perkembangan terkini adalah pengenalan saluran, lengkap dengan pembaruan status di tab pembaruan khusus.

Untuk memudahkan pengguna membuat status, WABetaInfo mencatat bahwa WhatsApp sedang menguji desain ulang lainnya di mana ikon pensil dan kamera dapat dipindahkan ke menu tiga titik di kanan atas.

Desain baru ini bertujuan untuk memudahkan pengguna mengakses tombol-tombol penting, terutama bagi mereka yang sering mengatur status WA.

Meskipun perubahan ini mungkin nyaman bagi sebagian pengguna, WhatsApp juga sedang menguji cara lain untuk mengakses tombol foto dan teks/suara di pembaruan status WA.

Saat ini, Action Button (FAB) di bagian bawah layar terkadang sulit diakses.

Oleh karena itu, menempatkan tombol di lokasi berbeda, misalnya di samping header status, dapat menghindari masalah. Kini, dua ikon baru muncul di sebelah header status WhatsApp, menggantikan FAB yang sebelumnya digunakan.

Menurut Android Police, Senin (18/18/2023), integrasi saluran dengan status bar dapat menimbulkan konflik pada fitur tersebut, terutama dari segi desain antarmuka.

Oleh karena itu, pada versi beta terbaru untuk Android, WhatsApp juga memperkenalkan desain ulang yang bertujuan untuk membuat penggunaan saluran lebih efisien.

Perlu dicatat bahwa perubahan ini masih dalam tahap pengujian dan belum diketahui kapan akan diluncurkan di versi stabil aplikasi WhatsApp.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *