BRIN: Status Gizi Anak di Bawah 5 Tahun Indikator Kesehatan Penting

banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan status gizi anak di bawah 5 tahun sangat penting sebagai salah satu indikator kesehatan yang penting.

“Status gizi anak di bawah usia 5 tahun merupakan indikator penting kesehatan, karena anak kecil merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi dan penyakit,” kata Wahyu Pudji Nugraheni, Kepala Pusat Penelitian Gizi dan Kesehatan Masyarakat BRIN.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, permasalahan gizi buruk di dunia masih banyak terlihat terutama di beberapa negara berkembang termasuk Indonesia.

Ia mengatakan, usia anak kecil merupakan tahap perkembangan yang rentan terhadap masalah gizi dan penyakit. Oleh karena itu, pemantauan status gizi kelompok usia ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan.

“Kurangnya berat badan dan wasting menandakan gizi buruk yang parah, sedangkan stunting merupakan kondisi kegagalan tumbuh kembang pada anak di bawah usia lima tahun, akibat gizi buruk yang berkepanjangan, anak menjadi lebih pendek dari usianya,” jelas Pudji.

Ia menjelaskan bahaya malnutrisi jangka pendek. Hal tersebut antara lain meningkatnya angka kesakitan dan kematian, gangguan perkembangan kognitif motorik, serta meningkatnya beban ekonomi akibat biaya merawat atau mengobati anak yang sakit.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Survei Gizi Anak Indonesia tahun 2019, prevalensi stunting kembali sebesar 27,7 persen, dan akan menurun menjadi 21,6 persen pada tahun 2022. “Ini menunjukkan keberhasilan program intervensi, sensitif dan akurat. Namun,” Kami. Masih diperlukan upaya lebih untuk mencapai target 14 persen pada tahun 2024,” kata Pudji.

Menurutnya, pentingnya memperhatikan status gizi anak di bawah 5 tahun juga terkait dengan dampak jangka panjangnya. Nutrisi yang cukup pada masa-masa tersebut dapat memberikan landasan yang kokoh bagi perkembangan fisik dan mental yang optimal.

Selain itu, identifikasi, pencegahan dan intervensi dini terhadap masalah gizi dan penyakit anak penting untuk melindungi anak dari stunting. “Gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Kekurangan gizi juga menyebabkan kekurangan vitamin A, zat besi, folat, dan zinc yang terkait dengan stunting pada anak kecil,” kata Pudji.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *