Canelo Alvarez Vs Jermell Charlo: Duel Dua Raja, Satu Singgasana

banner 468x60

Las Vegas – Dua raja, satu takhta tanpa belas kasihan. Inilah Nama Pertandingan Tinju Dunia, Sabtu malam (30/9/2023) di T.Mobile Arena di Las Vegas, Nevada, AS atau Minggu 1 Oktober 2023 WIB, disiarkan langsung di TVOne.

Saul Canelo Alvarez, kelas menengah super (WBC, WBA, IBF, WBO dan The Ring) oleh juara dunia nyata Jermall Charlo, kelas menengah junior/*kelas menengah super (WBC, WBA, IBF, WBO, The Ring). Keduanya akan bersaing di kelas super menengah. Artinya Charlo naik dua kelas untuk menantang Canelo.

Pertama, Canelo akan menghadapi Jermall Charlo, saudara kembar Jermall yang masih tercatat sebagai juara dunia kelas menengah WBC. Namun karena Jermall menghadapi kesulitan pribadi, pertemuan tersebut dibatalkan sebanyak dua kali. Di saat yang sama, Jermell sendiri sebenarnya sepakat untuk bertemu dengan juara dunia kelas menengah WBO interim Australia, Tim Tzuyu.

Raja vs. Raja Canelo atau Darchini Memiliki 63 pertarungan: 59 kemenangan, 39 kemenangan KO/TKO, 2 kekalahan, 2 seri. Charlo, 37, 35 (19) – 1- 1. Keduanya punya catatan olahraga yang sangat baik dan sama-sama mendapat julukan The King.

Petinju asal Guadalajara, Jalisco, Meksiko itu menjalani debut tinju profesionalnya dengan kemenangan KO-4 atas Abraham Gonzalez (29/10/2005).

Sabuk kelas menengah dari negara bagian Jalisco di Meksiko barat adalah gelar pertama yang diraih. Canelo menang poin (31/8/2007). Prestasinya mulai semakin gemilang setelah dipromosikan menjadi Juara WBA, Amerika Tengah (18/4/2008). Setahun kemudian, Canelo meraih gelar NABF (Amerika Utara).

Setelah tujuh kali mempertahankan gelarnya, pecinta es krim ini akhirnya merebut gelar WBC Silver Light Middleweight dengan kemenangan TKO-6 atas Luciano Lionel (10/7/2010).

Namun langkahnya terhenti setelah mempertahankan gelar sebanyak 9 kali. Floyd Mather Jr adalah orang pertama yang melakukannya (14/9/2013).

Masih berjalan kuat. Berbeda dengan Oscar De La Hoya, Victor Ortiz, dan Marcos Maidana yang kalah usai kalah dari Mayweather, Canelo justru semakin membaik. Pada pertarungan keempat atau ke-48 dalam perjalanannya, Canelo hanya membutuhkan tiga penghentian untuk merebut kembali gelar yang ditinggalkan Mayweather. Ia mengalahkan Miguel Cotto dengan poin (21/11/2015).

Canelo mulai menyatukan gelar WBC-WBO usai kemenangan KO-9 atas Liam Smith (17/2016). Kemudian pada laga kedua melawan Gennady Golovkin (17/9/2018), gelarnya diraih WBC/WBO/WBA/IBF dan Ring. Pada laga terakhir pertandingan berakhir imbang.

Bosan dengan kelasnya, Canelo naik ke kelas ringan untuk menantang juara bertahan Dmitry Bivol. Namun Canelo kalah pada laga ke-51.

Banyak pengamat yang menyebut karier Canelo akan berakhir setelah kekalahan itu. Namun tidak akan ada gunanya jika mereka menolak analisis para ahli. Ia terbukti berjaya dan mampu mempertahankan gelar kelas menengah super sejatinya (17/92022). Dan di laga terakhirnya, 63, Canelo kembali sukses mengalahkan Con Ruade (6/5/2023).

Kembar Jermall akan menjadi Iron Man Charlo. Debut tinju profesionalnya (8/12/2007) datang dengan kemenangan poin atas Corey Somerville.

Ia memenangkan gelar kelas menengah ringan WBC Kontinental Amerika pertamanya (26/1/2013) dengan kemenangan KO-8 atas Harry Joe Yorgi. Tiga tahun kemudian, Charlo meraih gelar WBC dengan kemenangan TKO-8 atas John Jackson di kelas berat yang sama (21/5/2016).

Namun, pergerakannya tergelincir di tangan Tony Harrison dan kehilangan poin (22/12/2018). Banyak pengamat yang tidak memahami hal ini pada saat itu. Pasalnya, Harrison bukanlah lawan yang istimewa.

Tak mau berdiam diri, Charlo mengupayakan tanding ulang dan Harrison merebut kembali gelarnya di KO-11 (21/12/2019). Setelah itu, Charlo dinobatkan sebagai juara dunia sesungguhnya setelah KO-8 (26/9/2020) dan merebut seluruh sabuk juara (WBC/WBA/IBF/WBO dan ring) setelah KO-8 setelah Jason Rosario.

Charlo menang dengan dua poin terakhir dan KO keduanya (17/7/2021) dan (14/4/22). Dengan kemenangan itu, Charlo menjadi raja.

Banyak sekali juara dunia di dunia tinju profesional, bahkan ada pula yang ayah dan anaknya sama-sama menjadi juara dunia. Namun, tidak ada petinju kembar seperti Jermell dan Jermell yang menjadi juara dunia.

Pertanyaannya, seberapa besar peluang Charlo untuk menang?

Penulis: M. Nigara (Reporter Tinju Senior, Komentator Tinju TVOne)

Mike Tyson masih hidup, berita palsu tentang kematiannya beredar di media sosial. Kabarnya Mike Tyson telah meninggal dunia. Kabar ini menambah heboh di media sosial. Jelas sekali rumor yang tersebar adalah bohong atau bohongan. goseo.id.co.id 8 Desember 2023

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *