Cegah Penurunan Kognitif, Konsumsi 8 Makanan Ini untuk Jaga Kesehatan Otak

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta – Seiring bertambahnya usia, menjaga kesehatan otak menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan.

Penurunan kognitif adalah bagian alami dari penuaan, namun penelitian menunjukkan bahwa vitamin dan mineral tertentu dapat berperan penting dalam menjaga fungsi otak dan mencegah penurunan terkait usia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berikut vitamin dan mineral yang dapat mencegah penurunan kognitif, seperti dikutip The Times of India pada Minggu 10 Desember 2023. 1. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3, terutama asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), merupakan komponen penting membran sel otak. Asam lemak ini memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan, sehingga meningkatkan fungsi otak yang sehat.

Ikan berlemak seperti salmon, kenari, biji rami, dan biji chia merupakan sumber omega-3 yang sangat baik. Konsumsi makanan ini secara teratur dapat mengurangi risiko penurunan kognitif dan meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. 2. Fosfatidilserin

Fosfatidilserin merupakan fosfolipid yang merupakan komponen penting membran sel, terutama di otak.

Berperan dalam pelepasan neurotransmiter (senyawa kimia dalam tubuh yang membawa pesan antar sel saraf atau dari sel saraf ke bagian tubuh lain) dan telah dipelajari kemampuannya dalam mendukung fungsi kognitif.

Meskipun tubuh memproduksi fosfatidilserin, suplemen yang berasal dari kedelai atau sumber lain juga tersedia. 3. Antioksidan (vitamin C dan E)

Antioksidan seperti vitamin C dan E berperan penting dalam melindungi otak dari stres oksidatif. Stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas dapat berkontribusi terhadap penurunan kognitif terkait usia.

Antioksidan dapat ditemukan pada buah jeruk, beri, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau yang kaya akan vitamin C, sedangkan vitamin A terdapat pada makanan seperti almond, biji bunga matahari, dan bayam.

4. Vitamin D

Vitamin D tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga berperan dalam fungsi kognitif. Reseptor vitamin D ditemukan di seluruh otak, dan kadar yang memadai dapat berkontribusi pada perlindungan saraf.

Paparan sinar matahari adalah cara alami untuk meningkatkan kadar vitamin D, dan Anda juga bisa mendapatkannya dari makanan seperti salmon, brokoli, pisang, tahu, dan tempe. 5. Vitamin B (B6, B9, B12)

Vitamin B diperlukan untuk berbagai fungsi otak, termasuk sintesis neurotransmiter dan pemeliharaan mielin (lapisan fosfolipid yang membungkus akson secara terpusat).

Vitamin B6 banyak ditemukan pada pisang, kentang, dan ayam, sedangkan vitamin B9 (folat) banyak terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, dan lentil. Vitamin B12, yang penting untuk kesehatan saraf, terutama ditemukan pada produk hewani, dan kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan penurunan kognitif. 6. magnesium

Magnesium terlibat dalam lebih dari 300 reaksi enzim dalam tubuh, termasuk fungsi otak. Ini membantu mengatur neurotransmiter, meningkatkan plastisitas sinaptik dan meningkatkan kinerja kognitif.

Makanan kaya magnesium antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

7. Seng

Seng merupakan mineral penting yang berperan dalam transmisi sinaptik dan membantu sintesis protein di otak. Seng ditemukan dalam makanan seperti daging, susu, dan kacang-kacangan. Tingkat zinc yang cukup mendukung fungsi kognitif secara keseluruhan dan dapat berkontribusi terhadap perlindungan saraf. 8. Kurkumin

Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.

Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin mungkin memiliki efek neuroprotektif, yang mungkin mengurangi risiko penurunan kognitif terkait usia.

Menggunakan kunyit dalam masakan atau mengonsumsi suplemen kurkumin dapat memberikan manfaat kognitif.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *