Dituding Jadi Organisasi Profit, Bos HIPMI Buka Suara

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI baru-baru ini terseret dalam debat politik yang diadakan di salah satu acara dan tiba-tiba diberi label negatif. Dalam ajang ini, HIPMI disebut-sebut sebagai organisasi yang mencari keuntungan

Hal ini membuat Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Akbar Himawan Buchari angkat suara dan membantah tudingan tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Saya tekankan, sejak berdirinya di Jakarta pada tanggal 10 Juni 1972, HIPMI merupakan wadah berkumpulnya wirausaha-wirausaha muda dari seluruh Indonesia dan berstatus sebagai organisasi nirlaba. “Padahal salah satu visi dan misi kami adalah memajukan perekonomian negara dan ingin terus meningkatkan jumlah wirausaha di negeri ini,” ujarnya yang akrab disapa AHB di Jakarta (5/12/2023).

AHB menyayangkan pernyataan tersebut. Lebih lanjut, pihak yang melontarkan pernyataan tersebut sepertinya tidak mengenal HIPMI.

Hingga saat ini, banyak pegawai HIPMI yang telah berkontribusi dan berperan besar di negeri ini. Diantaranya adalah pendiri HIPMI, Abdul Latief yang pernah dua kali menjabat Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya.

Ketua BPP HIPMI periode 1986-1989 Sharief C Soetardjo sebagai Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan 2011-2014. Ketua BPP HIPMI periode 2001-2004 Muhammad Lutfi yang pernah menjabat Menteri Perdagangan.

Ketua BPP HIPMI periode 2005-2008 Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ketua BPP HIPMI periode 2015-2019 Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM. Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Menteri BUMN Erick Thohir juga merupakan pengurus HIPMI.

Jangan lupakan Presiden Jokowi, Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Hariyadi B Sukamdani, Oesman Sapta Odang, Agung Laksono, La Nyalla Matalitti, Bambang Soesatyo, Rosan P Roeslani, Novita Dewi, Sultan Najamudin, dan Bobby Nasution yang berperan penting dalam berkembangnya “politik demokrasi di Indonesia pendukung HIPMI,” jelas AHB.

Semua tokoh yang disebutkannya hanyalah beberapa contoh yang menunjukkan bahwa kader-kader HIPMI mempunyai semangat tinggi dan kualitas negarawan yang membuat mereka memenuhi syarat untuk berperan penting dalam pemerintahan dan demokrasi di Indonesia.

Satu hal yang saya tekankan, keuntungan tidak pernah menjadi nilai dalam organisasi kami, dan perekonomian Indonesia selalu menjadi fokus kami. Tidak hanya perekonomian, ada bagian aktif dari kami juga sebagai mitra pemerintah dalam upaya mencegah permasalahan stagnan di Indonesia. .organisasi.tidak berkaitan dengan beberapa unsur politik dan akan memberikan kebebasan memilih kepada seluruh anggota HIPMI di tahun politik,” lanjutnya.

AHB, sebagai mitra pemerintah yang sama-sama ingin membangun Indonesia, mengatakan HIPMI sangat mendukung agenda kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) pada pemerintahan mendatang. Oleh karena itu, sulit jika pembahasan IKN dibawa ke arena politik dan ada pembicaraan penghentian proyek tersebut.

“Kami di HIPMI sangat menyadari kehadiran IKN sebagai upaya menyeimbangkan perekonomian agar tidak berbasis di Pulau Jawa dengan wilayah Timur juga berkembang. Selain itu, IKN juga menjadi salah satu cara pemerintah lebih efisien dalam kinerjanya untuk menghindari kemacetan seperti di Jakarta. “Jadi saya sangat menyesal jika dialog IKN dihentikan karena alasan politik saja,” ujarnya.

AHB mengatakan, sebagai mitra strategis pemerintah, HIPMI melihat langsung bagaimana Presiden Joko Widodo berupaya memastikan infrastruktur Indonesia tidak tertinggal dari negara-negara maju.

Diawali dengan pembangunan IKN, 42 bendungan, 2.143 km jalan tol, 5.700 km jalan nasional, dan 8,2 juta rumah dibangun di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Dari semua pembangunan infrastruktur yang digenjot selama sembilan tahun pemerintahan Pak Jokowi, beliau dan kabinetnya terus memajukan perekonomian negara. “Hal ini terkonfirmasi dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan terlihat dari rekor pada Q1 2023 yang angkanya mencapai 5,03% (yoy),” tutupnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *