Google Chrome Bakal Dapat 3 Fitur AI Generatif Baru, Ini Daftarnya

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta – Google akan meluncurkan tiga fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) di Chrome.

Parisa Tabriz, wakil presiden Chrome, mengumumkan melalui blog resmi Google pada Sabtu (27/1/2024) bahwa fitur kecerdasan buatan generatif ini akan dirilis pertama kali di AS untuk Mac dan Windows PC.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Fitur kecerdasan buatan generatif di Google Chrome akan diluncurkan pada versi M121, yang bertujuan untuk menjadikan penjelajahan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjaga pengalaman yang dipersonalisasi.

Pengguna kemudian dapat menavigasi ke Pengaturan dari menu tiga titik di Chrome, lalu ke AI Eksperimental jika fitur tersebut tersedia.

Karena fitur AI ini masih dalam tahap awal pengujian publik, fitur ini tidak akan diluncurkan ke akun perusahaan dan pendidikan.

Sementara itu, berikut tiga fitur AI kreatif yang akan dirilis ke Google Chrome: Susun tab dengan cerdas

Menyiapkan grup keterlibatan dilakukan secara manual. Namun dengan pengaturan tab, Chrome akan secara otomatis menyarankan dan membuat grup tab berdasarkan tab yang terbuka pengguna.

Ini dapat berguna jika pengguna mengerjakan beberapa tugas di Chrome secara bersamaan, seperti merencanakan perjalanan, mencari topik, dan berbelanja.

Saat fitur ini dirilis, pengguna cukup mengeklik kanan salah satu tab, lalu memilih “Atur Tab Serupa” atau klik panah drop-down di sebelah kiri tab. Buat tema Anda sendiri dengan AI

Google telah memperkenalkan wallpaper yang dibuat berdasarkan kecerdasan buatan ke perangkat Android 14 dan Pixel 8. Kini mereka memperluas model teks-ke-gambar yang sama ke Chrome, sehingga pengguna dapat menyesuaikan browser mereka lebih lanjut.

Pengguna akan dapat dengan cepat membuat tema khusus berdasarkan tema, suasana hati, gaya visual, dan warna yang dipilih. Pengguna kemudian dapat mengakses menu “Sesuaikan Chrome” di sidebar, klik “Ubah tema”, lalu klik “Bangun dengan AI”. Bantuan penyusunan online

Pada rilis Chrome mendatang, Google akan merilis fitur kecerdasan buatan eksperimental untuk membantu pengguna mengetik lebih percaya diri di situs.

Saat fitur Google Chrome dengan kecerdasan buatan ini dirilis, pengguna akan dapat mengeklik kanan kolom teks di situs mana pun yang mereka kunjungi di Chrome dan memilih “Bantu saya menulis”.

Sebelumnya, Google Chrome mengumumkan akan berhenti mendukung perangkat yang masih menjalankan Android versi lama, khususnya Android 7.0 atau biasa disebut Android Nougat.

Informasi tersebut diketahui dari laman Google Chrome yang diupdate pada 25 Oktober 2023.

Mengutip Android Police, Selasa (28/11/2023) Dengan pengumuman ini, pengguna Android Nougat tidak lagi menerima dukungan update dari Google Chrome. Dengan kata lain, mereka tidak lagi bisa mendapatkan fitur terbaru dan pembaruan keamanan dari aplikasi.

Hal ini akan berlaku pada pembaruan Chrome 120 yang dijadwalkan rilis pada 6 Desember 2023. Oleh karena itu, tidak diragukan lagi Chrome 119 akan menjadi versi terakhir yang masih mendukung perangkat Android Nougat.

FYI, hal serupa sebenarnya pernah dilakukan untuk Android 6 tahun lalu. Saat itu, perangkat yang menjalankan Android Marshmallow dipastikan tidak lagi mendukung Google Chrome versi 107.

Langkah ini masuk akal mengingat Android Nougat, atau Android 7, pertama kali dirilis pada tahun 2016, sekitar waktu yang sama dengan Google Pixel generasi pertama. Oleh karena itu, sistem operasi ini bisa dikatakan sudah cukup tua.

Meski demikian, pengguna perangkat ini belum sepenuhnya hilang. Menurut data terbaru dari Android Distribution, pengguna perangkat Android Nougat dengan Android 7 dan 7.1 masih berjumlah sekitar 2,6 persen dari seluruh pengguna.

Menurut laporan, Chrome 120 akan hadir dengan banyak pembaruan. Beberapa pembaruan akan diperkenalkan, termasuk opsi tampilan baru, khususnya untuk perangkat Android.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *