Hasil Riset Catat Jumlah SPBKLU di Indonesia Capai 1.700 Unit

banner 468x60

Jakarta – Penggunaan sepeda motor listrik di Indonesia mulai meningkat 13 kali lipat dalam dua tahun terakhir, tercatat sebanyak 1.947 unit pada tahun 2020 dan akan meningkat menjadi 25.782 unit pada tahun 2022. Hal ini, pada gilirannya, akan membuat teknologi transfer baterai menjadi lebih populer.

Pada kuartal II tahun 2023, Indonesia akan memiliki 1.700 unit SPBKLU (Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik), kata Erwin Arifin, Direktur Riset Kreatif.

Pertumbuhan penggunaan sepeda motor listrik booming karena tersedianya infrastruktur Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Umum (SPBKLU). Saat ini Fabrik sudah mendaftarkan lebih dari 1.700 unit SPBKLU hingga kuartal II-2023, kata Erwin. Hasil bersama Deloitte Indonesia, Energy Construction SCBD, goseo.id Otomotif mengatakan pada Selasa, 12 September 2023.

Berdasarkan temuan studi “Electric Revolution: The Rise of Indonesia’s Electric Motorcycle” yang diluncurkan Deloitte Indonesia dan Foundry, potensi industri sepeda motor listrik di Indonesia diperkirakan mencapai US$19,2 miliar dari keduanya. sudut pandang pembangkit dan distribusi tenaga listrik.

Oleh karena itu, Erwin mengatakan pada tahun 2020 ini, belum ada satu pun orang di Indonesia yang menggunakan teknologi transfer baterai. Namun seiring berjalannya waktu, pangsa pasar sepeda motor listrik yang menggunakan teknologi baterai pengganti akan mencapai 55% pada tahun 2022-2023.

Yang penting di tahun 2020 ini teknologi transfer baterai belum digunakan, pangsa pasarnya 0%. Namun pada tahun 2022 hingga 2023, pangsa pasar kendaraan listrik yang menggunakan teknologi ini akan mencapai 55%.

Selain itu, Foundry mengatakan sepeda motor listrik dan peralatan konversi baterai lebih laris di pasaran. Menyenangkan sekaligus menghemat waktu untuk menyalakan.

“Studi ini bertujuan untuk memetakan perkembangan dan peluang industri sepeda motor listrik di Indonesia, serta membantu para pemangku kepentingan untuk bekerja sama menyelesaikan permasalahan, memberikan solusi, dan mendorong perkembangan industri sepeda motor listrik,” kata Erwin.

Sementara itu, Agus Tjahajana selaku Staf Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menuturkan, terdapat keterbatasan dan kendala dalam penerapan sepeda motor listrik, namun dapat diatasi dengan memperkuat baterai sepeda motor. sistem transmisi.

“Beberapa keterbatasan sepeda motor yang paling mempengaruhi saya adalah baterai standar dan low range. Namun jika baterai ditingkatkan dengan sistem transfer, maka sepeda motor listrik akan sangat bertenaga untuk berpindah dan memutuskan sambungan dengan cepat,” kata Agus. Anindya Bakrie berinvestasi dalam pengembangan teknologi pencetakan 3D untuk konstruksi. Anindya Bakri mengatakan, unit usaha BNBR lainnya yang bergerak di bidang penanaman modal baru (EBT) sedang mengembangkan fasilitas PLTS. goseo.id.co.id 5 Desember 2023

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *