Kasus COVID-19 Singapura – Malaysia Ngegas, Menkes Budi Ingatkan Vaksinasi Masih Gratis

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini terjadi tren peningkatan kasus COVID-19 yang tajam di Singapura dan Malaysia. Di Indonesia sendiri terjadi pertumbuhan meski tidak signifikan. Singapura mengalami peningkatan kasus COVID-19 dua kali lipat, sementara Malaysia mengalami peningkatan sebesar 57,3 persen.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI, tidak menyebutkan secara pasti berapa besar peningkatan COVID di Indonesia. Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa jumlahnya tidak akan jauh lebih tinggi dibandingkan Singapura dan Malaysia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Untuk mencegah penyebaran COVID di Indonesia dan menyikapi peningkatan kasus di negara tetangga, kami kembali mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

Selain itu, vaksinasi COVID masih gratis di Indonesia hingga akhir Desember 2023.

“Kita lihat juga ada peningkatan, tapi bagusnya kita masih ada vaksinasi, kalau mereka divaksin seharusnya kita baik-baik saja,” kata Budi Gunadi dari edukasi kesehatan usai penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan alat yang melibatkan 3 menteri. . Balai Sudirman di Jakarta, Senin 4 Desember 2023.

“Saya mendorong masyarakat yang belum atau sudah lama divaksin, kalau gratis sampai Desember, manfaatkanlah.” Cuci tangan dan kenakan masker

Masyarakat diharapkan terus menggalakkan pola hidup bersih dan sehat. Protokol kesehatan seperti mencuci tangan pakai sabun dan memakai masker saat sakit tetap bisa dilanjutkan.

Perilakunya tetap mencuci tangan dan memakai masker, kata Menteri Kesehatan Budi.

Di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melihat tidak ada peningkatan jumlah rumah sakit yang merawat pasien COVID-19. Pada saat yang sama, dia mengakui jumlah pasien COVID-19 semakin meningkat.

“Kalau yang rawat inap kita tidak melihat (peningkatan), malah semakin banyak yang sakit. Tapi karena sudah kebal dengan vaksinasi, itu bagus,” tutupnya.

19-25 19-25 November 2023 per November 2023, perkiraan jumlah infeksi COVID-19 meningkat dari 10.726 pada minggu lalu, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) tertanggal 2 Desember 2023. naik menjadi 22.094.

Sedangkan Malaysia melaporkan 19-25 hingga November 2023 sebanyak 3.626 kasus COVID-19, meningkat 57,3% dari 2.305 kasus yang dilaporkan pada minggu lalu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengumumkan beberapa langkah pencegahan COVID-19, antara lain: mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, masker untuk penggunaan pribadi di tempat umum sesuai penilaian risiko, termasuk etika batuk dan bersin. pada pasien lanjut usia dan penyakit penyerta, jika mempunyai gejala flu, batuk atau infeksi pernafasan, sebisa mungkin jauhi tempat umum, hindari/tinggal di rumah. Jika Anda mengalami gejala flu, batuk, atau infeksi saluran pernapasan, kenakan masker di tempat umum. Jika tidak mempunyai masker, gunakanlah tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu tersebut ke tempat sampah yang tertutup dan segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Jika tidak mempunyai tisu, tutupi batuk dan bersin dengan bagian dalam lengan atas. Tingkatkan imunitas tubuh Anda dengan menggunakan PHBS. Jika Anda mengalami demam atau gejala infeksi saluran pernafasan, segera kunjungi fasilitas kesehatan. Imunisasi merupakan salah satu mekanisme coping. COVID 19

Vaksinasi merupakan suatu proses yang menjadikan seseorang kebal terhadap suatu penyakit. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin, biasanya dalam bentuk suntikan. Sasaran vaksinasi program: kelompok masyarakat berisiko tinggi, terutama lansia dan muda dengan penyakit penyerta dan obesitas berat. Kelompok risiko lain yang perlu mendapat perhatian terutama remaja berusia 12 (dua belas) tahun ke atas dengan imunodefisiensi sedang dan berat, ibu hamil. dan petugas kesehatan garis depan.

Selain itu, upaya berikut harus diikuti jika ada diagnosis positif COVID-19: Pasien dengan COVID-19 berhak mengisolasi diri dan tidak melakukan apa pun, menurut penyedia layanan kesehatan. di sekolah atau tempat kerja, tempat ibadah atau tempat umum orang tua/lansia (60 tahun ke atas) penderita COVID-19, penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, kanker, asma, dan penyakit obstruktif kronik (komorbid) . dilarang berkunjung. Penyakit paru-paru (PPOK) dan ibu hamil. Jika Anda tinggal serumah dengan mereka, hindari kontak langsung dengan mereka dan tetap gunakan masker medis meski di rumah. Isolasi mandiri atau perawatan di rumah bagi yang bergejala ringan dan (o (kondisi paru-paru, jantung, ginjal, dan imunodefisiensi). ) fokus pada kesehatan pasien ringan/tanpa gejala. Selain itu, masyarakat dapat memeriksa hasil antigen mandiri. tes di aplikasi SATUSEHAT yang berisi informasi tentang orang tersebut, alamatnya harus dilaporkan dengan memasukkan data. , kondisi klinis, hasil tes dan kode QR pada alat/kit tes.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *