Kasus COVID-19 Singapura Ngegas Lagi, Satgas IDI: Enggak Usah Panik, Ini Alarm untuk Kita Lebih Berhati-hati

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah kasus COVID-19 di negara tetangga Singapura meningkat drastis. Pada 19 dan 25 November 2023, terdeteksi 22.094 kasus. Padahal pada minggu sebelumnya “hanya” 10.726, seperti dilansir Kementerian Kesehatan Singapura pada 2 Desember 2023.

Terkait kasus COVID-19 di Singapura yang kembali memburuk, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Indonesia (PB IDI) Satgas COVID-19 Prof. Dr. Dr Erlina Burhan SpP(K) mengatakan Indonesia berpotensi mengalami hal serupa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Indonesia berpotensi mengalami hal serupa, jadi jangan lupakan protokol kesehatan. COVID-19 ini belum hilang lho, walaupun jumlahnya kecil tapi masih ada,” kata Erlina kepada Health-Liputan6com, Senin (4). /12/2023) pagi hari.

Meski Singapura mengalami peningkatan kasus yang tajam, Erlina mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Meningkatnya kasus COVID-19 di Singapura dapat menjadi peringatan bagi Indonesia untuk lebih berhati-hati.

“Kita tidak perlu panik, tapi (jadikan peringatan) atau bunyikan alarm agar lebih berhati-hati,” perintah Erlina.

Alasan Erlina mengaku tidak perlu panik karena virus yang beredar di Indonesia sebagian besar masih berasal dari Omicron. Varian ini mudah menular namun gejalanya ringan.

Di Singapura, EG.5 dan subtipe HK.3 merupakan varian yang menyebabkan 70 persen kasus COVID-19 di sana.

“Tidak perlu panik, strain yang beredar masih turunan dari Omicron yang gejalanya hanya ringan,” kata Erlina.

Namun, bagi lansia, orang dengan penyakit penyerta, dan anak-anak, tertular COVID-19 bisa menjadi lebih serius. Oleh karena itu, kata Erlina, sebaiknya tetap berhati-hati.

Melihat peningkatan kasus di Singapura, perlukah masyarakat Indonesia mendapat vaksinasi booster?

Terkait hal tersebut, Erlina menegaskan, lansia dan penderita penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit penyerta lainnya adalah yang paling penting untuk di booster.

“Kalau bisa booster lagi,” kata Erlina.

“Yang membutuhkan booster adalah orang-orang yang berisiko, seperti lansia dan yang memiliki penyakit penyerta. Ini perlu,” kata dokter paru yang sehari-hari berpraktik di RS Persahabatan Jakarta itu.

Sementara bagi kelompok lain seperti remaja dan dewasa, Erlina mengingatkan agar memperkuat imunitas tubuh. Jika imunitas tubuh terjaga dengan baik, maka tidak mudah sakit meski terjangkit virus. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan dengan pola makan seimbang.

“Makan saja makanan enak, bukan berarti makanan mahal lho, tapi makanlah makanan yang gizinya seimbang,” ujarnya.

Terkait peningkatan kasus COVID-19 di Singapura, Kementerian Kesehatan setempat mengatakan kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari meningkatnya mobilitas saat libur akhir tahun hingga menurunnya imunitas penduduk.

Kabar baiknya adalah penyebaran COVID-19 di sana tidak serius.

“Saat ini, belum ada bukti bahwa subvarian utama lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit lebih parah dibandingkan varian lain yang beredar,” demikian bunyi Kementerian Kesehatan, mengutip The Straits Times, Senin (12/04/2023).

Kementerian Kesehatan Singapura juga meminta masyarakat memeriksa status vaksinasi COVID-19. Kelompok risiko diharapkan menerima dosis tambahan atau booster.

“Dosis tambahan diberikan kepada mereka yang menerima dosis terakhir sekitar setahun yang lalu. Direkomendasikan untuk orang berusia 60 tahun ke atas, mereka yang rentan secara medis dan berada di panti jompo,” kata Kementerian Kesehatan Singapura.

Kementerian Kesehatan Singapura juga mendorong masyarakat berusia enam bulan ke atas untuk mendapatkan suntikan booster COVID-19. Petugas kesehatan dan perawat adalah kelompok yang paling berisiko.

Seperti diketahui, Singapura telah melisensikan vaksin Comirnaty COVID-19 produksi Pfizer sebagai vaksin utama untuk anak usia 6 bulan hingga 4 tahun. Izin tersebut diberikan pada September 2022.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *