Mahasiswa Poltekom Kota Malang Protes Karena Tidak Ada Kuliah Hampir Setahun

banner 468x60

Mahasiswa Politeknik Kota Malang melakukan protes terhadap yayasan yang menaungi sekolah tersebut di Jalan Raya Tlogowaru 3, Kota Malang. Sejumlah sanksi mereka tempelkan pada bendera di area depan sekolah.

Poster itu berbunyi, ‘Katanya ini kota pendidikan, tapi sekolah kita hancur, kenapa tidak ditinggalkan’. ‘Hak guru tidak terpenuhi, apalagi hak siswa’.

‘Mimpi politik, lupa urus Politeknik #Selamatkan Poltekom’. ‘Reformasi yayasan #foundationout untuk menyelamatkan Poltekom. Rektor IKIP Budi Utomo kian populer. Poltekom sedih.

Mahasiswa Poltekom Mahbub Ubaidillah mengatakan, situasi di sekolah tempat mereka belajar memprihatinkan. Di Poltekom belum ada mahasiswa yang bekerja sejak Desember 2022. Padahal Poltekom memiliki banyak mahasiswa.

“Hampir setahun tidak ada perkuliahan, terakhir Desember 2022. Ada mahasiswa di bawah 60 tahun. Banyak bangunan yang hancur, seperti kamar mandi, lantai rusak, asbes,” ujarnya Abdillah, Selasa, 21 November 2023.

Abdillah merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Mekatronik. Ia tak menyangka Poltekom memiliki mahasiswa yang begitu sedikit. Saat mengikuti angkatan 2021, ia melihat hanya 10 siswa yang diterima. Jumlah mahasiswa yang sedikit ini terus berlanjut hingga pada tahun 2023 Poltekom menerima 6 mahasiswa.

“Awalnya saya kira siswanya banyak, ratusan orang, atau lebih. Tapi ternyata di kelas saya hanya 10 orang. Enam siswa baru diterima (2023), berbeda. Anak kami. Malu , tanpa disiplin sama sekali,” kata Abdillah.

Abdillah juga mengatakan, meski khotbahnya kurang bagus. Mahasiswa juga membayar biaya pendidikan sementara sebesar Rp3 juta hingga Rp7 juta yang disetorkan ke rekening atas nama Politeknik Kota Malang.

“Mengingat situasi sekolah seperti ini, kami juga bingung apakah kedepannya kami akan membayar tambahan uang sekolah (biaya semester) atau tidak. Kebijakan kami belum lengkap, banyak yang pelajaran kami kosong. Tujuan sekolah ini ada atau tidaknya, tidak ada jadwalnya, tidak ada pekerjaan sama sekali, ”kata Abdillah.

Di Politeknik Kota Malang terdapat 4 program studi yaitu Teknik Mekatronika, Teknik Informatika, Teknik Telekomunikasi, Destinasi Pariwisata. Awalnya politeknik ini bekerja dengan dana APBD Kota Malang karena didirikan oleh pemerintah daerah pada masa Walikota Malang Peni Suprapto.

Namun dengan ketentuan APBD Pemda tidak bisa digunakan untuk membantu institusi seperti politeknik, maka pendanaan terhenti. Apalagi Poltekom dikendalikan dari pusat. Baca presentasi pendidikan lainnya di tautan ini. UI Raih Peringkat 1 Universitas Paling Berkelanjutan di Asia, Peringkat 24 Dunia Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih predikat universitas terbaik di Asia pada kategori Universitas Paling Berkelanjutan atau peringkat ke-24 dunia. goseo.id.co.id 7 Desember 2023

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *