Mantan Menkes Terawan: Doni Monardo Teamwork yang Baik Tangani Pandemi COVID-19

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto RI mengingatkan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2019-2021, Purnawirawan Letjen TNI Doni Monardo bekerja khususnya dalam kerja sama. . Selama perjuangan melawan pandemi COVID-19.

Terawan menceritakan pengalamannya bekerja bersama Doni Monardo saat pandemi COVID-19 pertama kali melanda Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sedangkan Doni Monardo ditunjuk oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Badan Penanganan COVID-19 – yang kemudian menjadi Ketua Badan Penanganan COVID-19.

“Mas Doni adalah mitra yang baik di masa pandemi COVID-19 di awal tahun 2020. Saat saya Menkes, beliau menjabat Ketua Satgas COVID-19,” jelas Teravan dalam keterangan yang dikirimkan Octafiandi selaku juru bicara Teravan. pada Minggu (3/12/2023).

“Mas Doni adalah prajurit yang patriotik. Semangat prajuritnya mengalir deras untuk Tanah Air. Semangat kemanusiaannya selalu berkobar bagai baret kebanggaan.” Dibatasi oleh Tantangan Anggaran COVID-19

Terawan mengatakan, pada awal mewabahnya COVID-19, upaya Kementerian Kesehatan (Kemenekes) RI dalam menyebarkan penyakit tersebut terhambat. Salah satunya terkait anggaran untuk memenuhi kebutuhan pencegahan COVID-19.

Pagu anggaran adalah alokasi anggaran yang disisihkan dalam APBN untuk membiayai belanja pemerintah pusat dan/atau pembiayaan anggaran.

“Saat itu, di awal kerja, Kementerian Kesehatan belum bisa berbuat banyak untuk mencegah penyebaran COVID 19 karena terbatasnya anggaran yang tidak ada sehingga belum bisa menyiapkan sebagian besar kebutuhan preventif yang diperlukan. masker, Alat Pelindung Diri (APD), disinfektan dan lain-lain seperti yang disampaikan Terawan Agus Putranto.

Terawan Agus Putranto mengapresiasi kecermatan Doni Monardo dalam mempersiapkan segala sumber daya yang diperlukan, meski terdapat berbagai kesulitan dan kendala yang dihadapi Kementerian Kesehatan terkait anggaran pada awal pandemi COVID-19.

Tujuannya adalah mendahulukan kepentingan rakyat dan bisa bergerak cepat.

“Mas Doni melalui BNPB membentuk Satgas (selanjutnya Satgas/Satgas) dan menyiapkan aturannya sehingga anggarannya disiapkan oleh BNPB melalui Dana Siap Pakai (DSP) karena kondisi krisis kesehatan,” ujarnya. . Terawan.

Mas Doni juga merenovasi tempat isolasi di luar RS, seperti Wisma Olahragawan, dan lain-lain.

Selain itu, Teravan Agus Putranto juga menyinggung kepemimpinan Doni Monardo yang tidak suka menunggu “bola” saat menjabat sebagai Kepala BNPB.

Sebagai pemimpin, Doni Monardo melakukan inspeksi lapangan secara rutin untuk memastikan bahwa semua perintah diikuti dengan benar.

“Kami semua berkeliling Indonesia dan memastikan cara pencegahan (COVID 19) berjalan baik dan proses pemulihan di rumah sakit juga berjalan baik,” kenang Terawan. Doni Monardo adalah pria yang baik

Teravan pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Kepala BNPB tersebut. Jenderal. Purnawirawan TNI Doni Monardo Minggu (3/12/2023) di RS Siloam Semanggi, Jakarta.

“Mas Doni orang yang baik, turut berduka cita mendengarnya, semoga diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan diberikan kekuatan kepada seluruh keluarga.”

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sebagai simbol integritas yang sangat dibutuhkan negara.

“Wapres sangat menjunjung tinggi integritas pribadinya, sehingga negara sangat membutuhkan sosok seperti beliau,” kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, Minggu (3/12/2023) malam.

Masduki mengatakan, Wapres akan berusaha meluangkan waktu untuk mengunjungi pemakaman Doni Monardo pada Senin ini.

Ma’ru Amin mengunjungi kantor BNPB untuk mendengar tentang langkah-langkah yang diambil untuk memerangi COVID-19 di bawah kepemimpinan Doni Monardo pada awal pandemi COVID-19.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *