Militer AS Mengaku Melihat Penampakan UFO, Asli atau Palsu?

banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Angkatan Luar Angkasa AS, cabang Pentagon yang bertanggung jawab melindungi Amerika dari ancaman berbasis luar angkasa, lokal, dan galaksi, telah mendeteksi ribuan benda tak dikenal (UFO) di orbit Bumi. Angkatan Luar Angkasa AS, cabang militer terbaru Amerika yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Trump pada tahun 2019, mengatakan bahwa rekaman tersebut sangat teratur sehingga menyulitkan untuk mengidentifikasi ancaman apa pun.

Meskipun sebagian besar dari tanda-tanda ini telah terbukti merupakan puing-puing luar angkasa buatan manusia dan puing-puing alam, seperti meteoroid, ada kemungkinan juga bahwa ini adalah tindakan musuh AS yang meluncurkan satelit mata-mata, seperti rahasia baru Malligyong-1 Korea Utara dan lainnya. . orbital. platform.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kekhawatiran baru, menurut catatan Angkatan Luar Angkasa, adalah risiko ancaman yang menyembunyikan pesawat ruang angkasa di area luas yang tidak terpantau antara Bumi dan Bulan, yang disebut orbit sirkumbintang. Dalam laporan baru yang dirilis bulan ini, pimpinan Angkatan Luar Angkasa menekankan pentingnya mendeteksi ancaman besar di antara bahaya seperti puing-puing luar angkasa.

Namun militer juga merinci kategori ancaman potensial baru yang lebih jarang yang mereka pantau. Mandat Angkatan Luar Angkasa untuk mengidentifikasi dan merespons ancaman dan bahaya juga mencakup objek yang menunjukkan pola dan kehidupan normal dan tidak dapat dikaitkan dengan pemilik atau titik asal mana pun.

Dalam beberapa tahun terakhir, pejabat Pentagon yang ditugaskan menyelidiki kasus UFO, termasuk serangan Tic Tac tahun 2004, telah memusatkan perhatian mereka pada lima objek yang dapat diamati.

Observasi lintas udara atau UAP yang tidak teridentifikasi ini tampaknya menunjukkan satu atau semua hal berikut, yaitu perilaku melawan gravitasi, kemampuan pengamatan radar atau sensor lainnya yang sangat rendah, akselerasi yang tiba-tiba atau tiba-tiba, kecepatan hipersonik yang tidak ditandai seperti vokal boom dan apa yang disebut trans. – sarana perjalanan.

Namun, tidak jelas dari dokumen Space Force STARCOM apakah kelima tanda teknologi UFO ini tumpang tindih dengan pengamatan normal. Selain itu, juga belum jelas bentuk kehidupan apa yang terdeteksi di orbit yang belum diketahui.

Di semua cabang militer AS, istilah pola kehidupan telah digunakan untuk merujuk pada tanda-tanda panas dari target manusia yang masih hidup, mulai dari peperangan drone hingga pemantauan penempatan pasukan.

Kepala investigasi UFO Pentagon dan fisikawan Dr. Sean Kirkpatrick juga menggunakan istilah tersebut untuk menunjukkan misteri UAP yang menyelimuti pesawat ruang angkasa.

“Kami menerapkan rencana sains dan teknologi yang kuat untuk memastikan kalibrasi sensor terkontrol, pemodelan seumur hidup, dan pengembangan karakterisasi tanda tangan,” kata Kirkpatrick, dilansir Dailymail, Jumat (1/12/2023).

Sementara itu, Angkatan Luar Angkasa merilis grafik yang mengungkapkan bahwa kini terdapat lebih dari 25.000 objek di orbit, meskipun sebagian besar ditentukan sebagai badan roket, pesawat ruang angkasa, puing-puing terkait misi, atau objek lain yang diketahui.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *