Nyamuk Wolbachia Turunkan Angka DBD di Kota Yogyakarta Hingga 77 Persen

banner 468x60

goseo.id Lifestyle – Togyakarta menjadi kota pertama yang melepaskan nyamuk ber-Wolbachia untuk mengendalikan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Proyek nyamuk Wolbachia telah berjalan di Yogyakarta sejak tahun 2016.

Pada tahun 2016, nyamuk ber-Wolbachia menyebar di Kota Yogyakarta, kata Endang Sri Rahayu, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Vaksinasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Endang menjelaskan, nyamuk ber-Wolbachia saat itu tidak hanya ditemukan di wilayah Kotakede. Saat itu, wilayah Kotagede menjadi sebanding dengan wilayah penularan Wolbachia lainnya.

Namun saat ini seluruh Kota Yogyakarta dipenuhi nyamuk ber-Wolbachia. Lanjutkan menelusuri seluruh artikel di bawah ini.

Endang menjelaskan, pemanfaatan nyamuk Wolbachia untuk pengobatan DBD di Yogyakarta telah menurunkan jumlah kasus DBD. Endang mengatakan penurunan kasus sudah mencapai 77 persen.

“Nyamuk Wolbachia terbukti menurunkan angka kejadian DBD di Yogyakarta sebesar 77 persen. Telah menurunkan angka kasus DBD atau rawat inap sebesar 86 persen,” kata Endang, Rabu, 22 November. 2023 di Balai Kota Yogyakarta.

“Sampai Oktober ini, kasus DBD di Yogyakarta baru dilaporkan 85 kasus. Tahun lalu ada 180 kasus. Ini sudah menurunkan jumlah kasus DBD secara signifikan,” lanjut Ntong.

Sementara itu, Lana Unwana, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, mengatakan jumlah penderita DBD di Yogyakarta berangsur menurun sejak program ini dimulai pada tahun 2016.

“Pada tahun 2016, jumlah kasus di Yogyakarta bahkan lebih tinggi yaitu mencapai 1.700 kasus. Minggu lalu hingga tahun 2023 tercatat hanya 67 kasus, terendah sepanjang sejarah Kota Yogyakarta,” kata Lana di UGM pada 22 Agustus. November 2023.

“Selain metode yang kita tahu seperti 3M dan Jumantic, intervensi program nyamuk Wolbachia yang sudah berjalan sejak 2016 tidak bisa dikaitkan dengan penurunan penyakit tersebut,” lanjut Lana. Nyamuk Aedes Aegypti Wolbachia disebut mampu menurunkan penyakit demam berdarah. Saat ini pemerintah sudah mulai mendistribusikan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia yang menurut penelitian mampu menekan virus demam berdarah dalam tubuh nyamuk ber-Wolbachia. 5 Desember 2023

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *