Sarana Menara Nusantara Siap Tebar Dividen Rp 6 per Saham, Cek Jadwalnya

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta Emiten menara telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) akan membagikan dividen interim tahun fiskal 2023.

Berdasarkan pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (6/12/2023), Sarana Menara Nusantara akan membagikan dividen interim sebesar Rp6 per saham. Pembayaran dividen tersebut dilakukan sesuai dengan keputusan direksi yang disetujui Dewan Komisaris pada tanggal 5 Desember 2023.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berikut jadwal pembayaran dividen interim TOWR: Dividen Kumulatif di Pasar Reguler dan Negosiasi: 14 Desember 2023 Dividen Kumulatif di Pasar Reguler dan Negosiasi: 15 Desember 2023 Dividen Kumulatif di Pasar Tunai: 18 Desember 2023 Dividen Kumulatif pada tahun Pasar Negosiasi Pasar Tunai: 19 Desember 2023 Tanggal Pencatatan: 18 Desember 2023 Pembayaran Dividen: 22 Desember 2023

Sebelumnya, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 7,53% pada kuartal III 2023 mencapai Rp 8,71 triliun. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan TOWR tercatat sebesar: Rp 8,10 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (2/11/2023), sebagian besar pendapatan TOWR pada kuartal III 2023 berasal dari segmen pendapatan sewa tinggi sebesar Rp 6,25 triliun. Pendapatan Rp 1,63 triliun juga dihasilkan dari segmen jasa lainnya.

TOWR juga mengalami kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 12,84 persen menjadi Rp2,46 triliun pada kuartal III-2023 dibandingkan beban pokok pendapatan perseroan sebesar Rp2,18 triliun pada kuartal III-2022.

Beban pokok pendapatan TOWR periode sembilan bulan 2023 sudah termasuk penyusutan sebesar Rp 1,94 triliun dan beban pokok pendapatan lainnya sebesar Rp 521,51 miliar.

TOWR meraih laba kotor sebesar Rp 6,25 triliun pada akhir tahun 2023, meningkat 5,57%. Dibandingkan dengan laba kotor sebesar Rp 5,92 triliun pada akhir kuartal III 2022 secara tahunan. Laba usaha TOWR pun meningkat 7,14% year on year, dari Rp4,90 triliun pada kuartal III-2022 menjadi Rp5,25 triliun pada kuartal III-2023.

Namun, biaya keuangan bersih TOWR meningkat sebesar 24% setiap tahunnya. Naik dari Rp1,75 triliun pada kuartal III 2022 menjadi Rp2,17 triliun pada kuartal III 2023.

Dampaknya, laba bersih periode berjalan pemilik induk TOWR turun 5,09%. Naik menjadi Rp 2,42 triliun pada akhir kuartal III 2023. Pada periode yang sama tahun lalu, laba bersih TOWR sebesar Rp 2,55 triliun.

Pada akhir kuartal III 2023, total aset TOWR mencapai Rp68,22 triliun, meningkat 3,96% dibandingkan posisi aset perseroan sebesar Rp65,62 triliun pada akhir tahun 2022.

Liabilitas TOWR meningkat 1,81 persen menjadi Rp 52,12 triliun pada akhir tahun 2023 dibandingkan liabilitas perseroan sebesar Rp 51,19 triliun pada akhir tahun 2022.

Selain itu, modal sendiri TOWR meningkat 11,50 persen dari Rp14,43 triliun pada akhir tahun 2022 menjadi Rp16,09 triliun pada kuartal III tahun 2023.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *