Sektor Saham Kesehatan Pimpin Penguatan Tersengat Sentimen Lonjakan COVID-19 di Singapura

banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta – Sektor Saham Kesehatan memimpin penguatan pada perdagangan antar sektor saham lainnya (IDX-IC) pada Selasa, 5 Desember 2023. Penguatan sektor Saham Kesehatan sejalan dengan penguatan emiten farmasi dan kesehatan. .

Mengutip data RTI, sektor ekuitas kesehatan melonjak 2,32 persen pada Selasa 5 Desember 2023. Sektor saham kesehatan memimpin penguatan. Diikuti oleh sektor ekuitas inti yang menguat 0,69 persen, sektor ekuitas non-siklus menguat 0,49 persen dan sektor ekuitas infrastruktur menguat 0,16 persen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 0,10 persen menjadi 7.100,85. Indeks LQ45 naik 0,06 persen menjadi 940,75 poin. Kebanyakan indeks saham berbeda.

Sektor saham kesehatan menguat karena saham emiten farmasi naik tajam menjadi yang terbesar. Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menguat 24,55 persen ke Rp 1.040 per saham. Kenaikan saham KAEF membuat saham KAEF termasuk yang terbaik.

Selain itu, saham PT Phapros Tbk (PEHA) juga menjadi pencetak keuntungan terbesar. Saham PEHA menguat 20,51 persen ke Rp 705 per saham. Saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) kemudian menguat 15,89 persen ke Rp 620 per saham. Selain itu, saham emiten rumah sakit PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menguat 11,84 persen menjadi Rp 340 per saham.

PT Indofarma Tbk (INAF) atau INAF kemudian naik 9,17 persen ke Rp 595 per saham dan PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) naik 8,92 persen ke Rp 171 per saham.

William Hartanto, pendiri Proyek WH, mengatakan kenaikan sektor saham kesehatan disebabkan oleh meningkatnya sentimen terhadap wabah COVID-19 dan wabah pneumonia di Singapura. Kehadiran kasus meningkatkan permintaan terhadap produk kesehatan dan alat pelindung diri seperti masker dan lainnya, ujarnya kepada kontak Liputan6.com yang ditulis, Rabu (12/6/2023).

Ia menambahkan, dengan adanya sentimen tersebut, para pelaku pasar mulai membeli saham-saham kesehatan karena mereka berharap permintaan tersebut dapat mendongkrak keuntungan.

William memperkirakan penguatan sektor saham kesehatan hanya bersifat sementara. Ia secara teknis memperkirakan penguatan lebih lanjut dalam 1-2 minggu ke depan. William memilih saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), PT Industri Farmasi dan Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) sebagai stockpicking.

Penafian: Segala keputusan investasi ada di tangan pembaca. Lakukan riset dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelumnya dikabarkan menghijau pada penutupan perdagangan Selasa (12/05/2023). IHSG menguat di sektor unggulan sektor perbekalan kesehatan.

Mengutip data RTI, IHSG menguat 0,10 persen menjadi 7.100,85 poin. Indeks LQ45 naik 0,06 persen menjadi 940,75 poin. Kebanyakan indeks saham berbeda.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG bergerak ke level tertinggi 7.117,57 dan terendah 7.047,63. Sebanyak 233 saham menguat dan 316 saham melemah. Sisa 226 lembar saham.

Total frekuensi perdagangan sebanyak 1.484.767 kali dengan volume perdagangan 37,2 miliar lembar saham. Saham tersebut memiliki nilai perdagangan harian sebesar Rp 13,4 triliun. Posisi dolar AS terhadap rupee berada di kisaran 15.494. Investor asing menjual saham senilai rubel 628,1 miliar pada perdagangan Selasa pekan ini. Investor asing menjual saham senilai Rp 13,6 triliun selama tahun 2023.

Pada Selasa pekan ini, kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 11,231 triliun. Sedangkan rata-rata volume perdagangan saham harian sebanyak 19,3 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 10,57 triliun. Total frekuensi perdagangan 1.181.324 kali.

Sebagian besar sektor saham (IDX-IC) menguat. Sektor saham kesehatan meningkat sebesar 2,32 persen dan memimpin penguatan. Sektor fundamental naik 0,69 persen, industri naik 0,06 persen, non-siklikal naik 0,49 persen, keuangan naik 0,09 persen, dan saham infrastruktur naik 0,16 persen.

Sedangkan sektor energi turun 0,04 persen, sektor siklikal turun 0,82 persen, sektor real estate turun 0,04 persen. Selain itu, sektor berbagi teknologi turun 2,2 persen dan mencatat koreksi terbesar. Sektor saham transportasi terpangkas 0,56 persen.

Saham GOTO naik 1 persen ke Rp 101 per saham di akhir perdagangan. Saham GOTO dibuka satu poin pada 101 rubel per saham. Saham GOTO sempat tertinggi Rp 105 dan terendah Rp 91 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 98.186 kali dengan volume perdagangan 181.626.176 lembar saham. Saham tersebut memiliki nilai perdagangan harian sebesar Rp 1,8 triliun.

Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) melonjak 2,91 persen ke Rp 3.180 per saham. Saham ARTO turun 10 poin ke Rp 3.080 per saham. Saham ARTO sempat tertinggi Rp 3.290 dan terendah Rp 3.040 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 19.465 kali dengan volume perdagangan 576.814 lembar saham. Nilai transaksi Rp 183 miliar.

Harga saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) bertahan di Rp 314 per saham. Saham AGRO mencapai level tertinggi Rp 324 dan terendah Rp 306 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 4.246 kali dengan volume perdagangan 513.839 lembar saham. Nilai transaksi Rp 16,3 miliar.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *