Temuan Tengkorak Terplester dari Zaman Neolitik Membingungkan Ilmuwan

banner 468x60

BERLIN – Penemuan tengkorak berbahan plester dari zaman Neolitikum di Timur Tengah menarik sekaligus membingungkan para ilmuwan.

Para arkeolog telah menemukan beberapa contoh tengkorak di berbagai situs Neolitikum di wilayah tersebut, namun tidak jelas apa tujuan dari praktik tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Upacara: Mungkin, plester digunakan untuk upacara keagamaan atau spiritual, seperti menghormati leluhur atau berkomunikasi dengan roh.

Bentuk: Bentuk tengkorak mungkin telah diubah dengan plester untuk mempercantik atau menunjukkan kondisi seseorang.

Pengobatan: Plester dapat digunakan untuk melindungi tengkorak yang retak atau retak atau untuk menyembuhkan luka.

Kegunaan: Plester dapat digunakan untuk membuat topeng atau patung dari tengkorak.

Saat ini, belum ada teori yang menjelaskan secara lengkap mengapa orang Neolitikum menempelkan tengkoraknya. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami makna dan tujuan peristiwa ini.

Tell es-Sultan (Jericho): Situs Neolitikum yang terkenal dengan penemuan “Kepala Jericho” yang diplester dengan plester gipsum. Tengkorak tersebut diyakini berusia sekitar 9.500 tahun.

Çatalhöyük (Turki): Situs Neolitik ini telah menghasilkan beberapa contoh, termasuk tengkorak yang dihias dengan cat merah.

‘Ain Ghazal (Yordania): Situs Neolitikum ini telah menghasilkan beberapa contoh tengkorak plester.

Penemuan tengkorak yang diplester di Timur Tengah memberikan wawasan tentang kepercayaan dan praktik budaya masyarakat Neolitikum. Penelitian lebih lanjut mengenai penemuan ini akan membantu kita memahami kehidupan dan kematian di masa lalu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *